
Kembali ke Berita
Pengumuman
12 Juni 2026
PKSN XIII Pontianak Ditutup, Estafet Tuan Rumah Beralih ke Keuskupan Manado
Rangkaian kegiatan Perayaan Komunikasi Sosial Nasional (PKSN) XIII yang berlangsung di Keuskupan Agung Pontianak (KAP) resmi berakhir pada Minggu (31/5/2026).
Selama sepekan, sejak 26 hingga 31 Mei 2026, para pegiat media Gereja Katolik dari 18 keuskupan di Indonesia berkumpul untuk memperdalam tata kelola komunikasi gerejawi di tengah perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI).
Pada malam penutupan, Sabtu (30/5/2026), Ketua Komisi Komunikasi Sosial (Komsos) KAP, Paulus Mashuri, menyerahkan kembali mandat penyelenggaraan PKSN kepada Komisi Komsos Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) yang diwakili Sekretaris Komsos KWI, RD Petrus Noegroho Agoeng.
Selanjutnya, estafet penyelenggaraan PKSN akan diteruskan kepada Komisi Komsos Keuskupan Manado sebagai tuan rumah PKSN XIV pada tahun 2027.
Melalui tayangan video di videotron Aula Magna Gedung Pacifikus Bos, Kompleks Katedral Santo Yosep Pontianak, Ketua Komisi Komsos Keuskupan Manado, RD Yohanes I Made Pantyasa, menyampaikan kesiapan keuskupannya menjadi tuan rumah kegiatan nasional tersebut.
“Bapa Uskup Manado menyatakan, kami siap menjadi tuan rumah PKSN XIV tahun depan. Bagi para pegiat Komsos se-keuskupan di Indonesia, kami tunggu kehadiran Anda nanti,” ujar Made.
Seluruh rangkaian PKSN XIII ditutup dengan perayaan Misa Kudus di Katedral Santo Yosep Pontianak pada Minggu pagi.
Misa dipimpin Administrator Apostolik Keuskupan Agung Pontianak, Mgr Samuel Oton Sidin, OFM Cap, bersama sejumlah konselebran, antara lain RD Petrus Noegroho Agoeng, Sekretaris KAP RP Aloysius Adiantus, CP, dan Pastor Kepala Paroki Katedral, RD Alexius Alex.
Dalam kesempatan tersebut, Uskup Samuel mengapresiasi pelaksanaan PKSN XIII yang dinilai mampu mendorong semangat pelayanan komunikasi sosial Gereja, khususnya dalam menyikapi perkembangan kecerdasan buatan yang memiliki dampak positif maupun negatif.
Dia berharap seluruh peserta dapat menerapkan pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama kegiatan di paroki dan keuskupan masing-masing.
“Kiranya apa yang kita terima di sini telah menginspirasi kita semua. Kita hidupi dan praktikkan di paroki dan keuskupan masing-masing. Kalian telah mengalami perjumpaan meski singkat dengan umat di sini. Sekembalinya ke keuskupan masing-masing, sampaikan salam hangat saya kepada Uskup kalian,” kata Uskup Samuel.
Sejak 2014, KWI menggagas kegiatan tahunan tersebut sebagai wadah bersama bagi pegiat komunikasi sosial Gereja Katolik di Indonesia untuk mendalami pesan-pesan Hari Komunikasi Sosial Sedunia agar semakin dipahami dan diterapkan secara konkret dalam kehidupan umat.
Dipublikasikan oleh: Sekretariat Paroki